
OKU Timur – Jajaran Polsek Martapura Polres OKU Timur terus melakukan langkah antisipasi terhadap potensi banjir dengan melaksanakan monitoring debit air Sungai Komering yang berada di sekitar area permukiman warga, Senin (31/8/2026).
Kegiatan monitoring dilaksanakan sekira pukul 15.00 WIB hingga selesai oleh personel Polsek Martapura, yakni Aipda Yuristama, Aipda Adi, Brigpol Fredi, dan Brigpol Angga. Pemantauan difokuskan pada wilayah yang dinilai rawan terdampak luapan Sungai Komering, salah satunya di Desa Tanjung Aman, Kecamatan Martapura.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini masih berada dalam batas ambang normal. Kondisi air terpantau aman dan belum mendekati area permukiman warga yang berada di bantaran sungai.
Selain melakukan pemantauan langsung, personel juga berkoordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya terkait perkembangan ketinggian debit air berdasarkan Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan. Dari hasil koordinasi, ketinggian debit air saat ini masih berada dalam batas ambang normal.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Martapura secara berkala akan terus melakukan patroli dan monitoring perkembangan debit air Sungai Komering. Personel piket, Unit Intel, dan Bhabinkamtibmas juga terus berkoordinasi dengan perangkat desa, pihak PPK Bendungan Perjaya, serta instansi terkait.
Masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Komering, turut diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di pinggiran sungai, terutama mengawasi anak-anak agar tidak bermain atau beraktivitas terlalu dekat dengan aliran sungai.
Polsek Martapura menegaskan bahwa monitoring dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun bencana lainnya.
Hingga monitoring selesai dilaksanakan, situasi di wilayah Desa Tanjung Aman terpantau aman dan kondusif, dengan debit Sungai Komering masih dalam kondisi normal.