Beranda / Uncategorized / Antisipasi Banjir, Polsek Martapura Rutin Pantau Debit Sungai Komering

Antisipasi Banjir, Polsek Martapura Rutin Pantau Debit Sungai Komering

Martapura, 16 Agustus 2026 — Dalam upaya mengantisipasi potensi banjir dan memastikan keselamatan warga, personel Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan monitoring debit air Sungai Komering, Minggu (16/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan monitoring dilakukan oleh Aiptu Dedi, Aipda Adi dan Brigpol Angga dengan menyasar kawasan permukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering, khususnya wilayah Tanjung Aman, Kecamatan Martapura, yang menjadi salah satu daerah rawan terdampak apabila terjadi peningkatan debit air.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Komering masih berada dalam batas ambang normal dan belum mengancam permukiman warga di sepanjang bantaran sungai. Kondisi tersebut menunjukkan situasi masih aman dan terkendali.

Personel Polsek Martapura juga melakukan koordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya terkait perkembangan ketinggian debit air yang dipantau dari Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan. Berdasarkan informasi yang diterima, ketinggian debit air saat ini masih berada dalam ambang normal.

Kapolsek Martapura Kompol Hariyanto, S.H. mengatakan bahwa monitoring debit air dilakukan secara berkala sebagai langkah deteksi dini terhadap kemungkinan terjadinya banjir.

“Kami terus melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Apabila terjadi peningkatan debit air, langkah antisipasi dapat segera dilakukan untuk meminimalisir dampak terhadap masyarakat,” ujar Kompol Hariyanto, S.H.

Selain monitoring, personel juga mengimbau perangkat desa dan masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran Sungai Komering, agar meningkatkan kewaspadaan. Orang tua juga diminta mengawasi anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai.

Polsek Martapura memastikan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala guna menjaga keamanan masyarakat dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir maupun bencana lainnya akibat perubahan kondisi debit Sungai Komering.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *