
Martapura, 27 Juli 2026 – Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir, Polsek Martapura melaksanakan kegiatan monitoring debit air di kawasan permukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, tepatnya di wilayah Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, pada Minggu (27/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kegiatan monitoring dilakukan oleh personel Polsek Martapura, yaitu Aiptu Dedi, Aipda Dendi, dan Brigpol Angga. Pemantauan difokuskan pada wilayah yang berpotensi terdampak apabila terjadi peningkatan debit air Sungai Komering.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, debit air Sungai Komering masih berada dalam batas ambang normal, dengan ketinggian 121,00 CRH, sehingga belum mengancam permukiman warga yang berada di bantaran sungai. Sementara itu, curah hujan di wilayah hukum Polsek Martapura dalam beberapa hari terakhir umumnya terjadi pada sore hingga malam hari.
Personel juga berkoordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya terkait kondisi ketinggian air yang dipantau dari Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan. Hasil koordinasi menunjukkan bahwa debit air masih berada pada angka 121,00 CRH, atau masih di bawah batas status siaga banjir yang ditetapkan pada ketinggian 123,00 CRH.
Sebagai langkah preventif, Polsek Martapura terus melaksanakan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air Sungai Komering. Selain itu, personel berkoordinasi dengan perangkat desa, pengelola Bendungan Perjaya, serta instansi terkait guna mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.
Polsek Martapura juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Komering, agar tetap waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di sekitar sungai. Dengan pemantauan yang dilakukan secara rutin, diharapkan potensi risiko bencana dapat diantisipasi sejak dini sehingga keamanan dan keselamatan masyarakat tetap terjaga.