
Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana banjir, Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan monitoring debit air di kawasan permukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Martapura, yakni Aiptu Dedi, Aipda Adi S., dan Brigpol Angga. Monitoring difokuskan di wilayah rawan banjir, khususnya di kawasan Tanjung Aman, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Komering terpantau masih berada pada batas normal dengan ketinggian 121,00 CRH, sehingga kondisi saat ini masih aman bagi permukiman warga yang berada di sepanjang bantaran sungai. Sementara itu, curah hujan di wilayah hukum Polsek Martapura dalam beberapa hari terakhir umumnya terjadi pada sore hingga malam hari.
Selain melakukan pemantauan langsung, personel juga berkoordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya terkait kondisi debit air yang dipantau melalui Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan. Hasil koordinasi menunjukkan bahwa ketinggian debit air masih berada pada ambang normal. Sebagai informasi, status siaga banjir akan diberlakukan apabila debit air di Pos Pantau Damarpura mencapai ketinggian 123,00 CRH.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Martapura akan terus melaksanakan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air Sungai Komering. Selain itu, koordinasi dengan perangkat desa, pihak Bendungan Perjaya, serta instansi terkait terus ditingkatkan guna mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.
Polsek Martapura juga mengimbau masyarakat, khususnya yang bermukim di bantaran Sungai Komering, agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengawasi aktivitas anak-anak saat berada di sekitar sungai demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.