Beranda / Uncategorized / Polsek Martapura Monitoring Debit Air Sungai Komering, Pastikan Kondisi Aman

Polsek Martapura Monitoring Debit Air Sungai Komering, Pastikan Kondisi Aman

Martapura – Personel Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan monitoring debit air di area pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering pada Rabu (11/03/2026).


Kegiatan monitoring yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Ka SPK II Polsek Martapura Aiptu Feri Andi Wijaya, S.H., Bhabinkamtibmas Bripka Endro, serta personel Unit Intel Brigpol Yudi Firmansyah.


Monitoring dilakukan di beberapa wilayah yang dianggap rawan banjir di wilayah hukum Polsek Martapura, di antaranya Desa Perjaya dan Desa Keromongan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.


Dari hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa debit air Sungai Komering yang melintasi wilayah Kecamatan Bunga Mayang dan Kecamatan Martapura saat ini masih dalam batas ambang normal dan aman dari pemukiman warga yang berada di bantaran sungai.


Selain itu, personel Polsek Martapura juga melakukan koordinasi dengan pihak UPI Bendungan Perjaya, yaitu Bapak Tulus. Berdasarkan hasil pemantauan dari Pos Pantau Elp Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, ketinggian debit air Sungai Komering saat ini berada pada angka 122.10 dan masih dalam batas normal.


Namun demikian, disampaikan bahwa apabila ketinggian debit air di Pos Pantau Damarpura mencapai angka 123.00, maka wilayah bantaran Sungai Komering di Kecamatan Martapura akan berada pada status siaga banjir.


Sebagai langkah antisipasi, Polsek Martapura akan terus melakukan patroli serta monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air Sungai Komering. Selain itu, personel juga melakukan koordinasi dengan perangkat desa, pihak Bendungan Perjaya, serta instansi terkait guna mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.


Petugas juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya warga yang tinggal di bantaran sungai, agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar sungai serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Warga juga diminta untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan saluran air di sekitar pemukiman.


Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di wilayah Kabupaten OKU Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *