
MARTAPURA – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten OKU Timur sejak sore hingga malam hari mengakibatkan debit air Sungai Tenihai meningkat drastis.
Kondisi ini memicu terjadinya longsor di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, pada Rabu dini hari, 15 April 2026. Merespons kejadian tersebut, personel Piket Polsek Martapura yang dipimpin oleh Aipda Kurnain didampingi Aipda Idrus, Bripka Tito Sefriyanto, dan Bripka Marsely W, langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian sekitar pukul 00.00 WIB. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, diketahui bahwa talut pembatas di pinggir sungai sepanjang kurang lebih 40 meter mengalami kerusakan parah dan terbawa arus air.
Kejadian ini berdampak pada rumah milik Bapak Konadi (39 tahun), seorang petani yang bermukim tepat di bantaran sungai tersebut. Meskipun bangunan rumah dinyatakan masih aman dan tidak mengalami kerusakan, namun halaman rumah bagian kiri mengalami pengikisan tanah (terbis) sejauh kurang lebih 5 meter akibat terjangan arus air.
Dalam kesempatan tersebut, personel kepolisian bersama Kepala Desa Negeri Ratu Bapak Basir serta warga sekitar langsung melakukan langkah-langkah penanganan, antara lain mengamankan lokasi rawan dan memantau terus pergerakan ketinggian air guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Hingga laporan ini dibuat, hujan masih terus turun dengan deras dan kondisi air sungai masih dalam posisi meluap. Personel Polsek Martapura hingga saat ini masih melaksanakan pengamanan dan standby di lokasi, sementara warga juga tetap dalam posisi siaga.