Beranda / Uncategorized / Polsek Martapura Pantau Debit Air Sungai Komering, Kondisi Masih Normal dan Aman dari Ancaman Banjir

Polsek Martapura Pantau Debit Air Sungai Komering, Kondisi Masih Normal dan Aman dari Ancaman Banjir

OKU Timur – Mengantisipasi potensi luapan air dan ancaman banjir, Polsek Martapura jajaran Polres OKU Timur rutin melakukan pemantauan intensif terhadap debit air di Sungai Komering, khususnya di kawasan pemukiman warga yang berada di bantaran sungai. Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Jumat, 05 Juni 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dengan fokus utama di daerah rawan banjir yakni kawasan Tanjung Aman, Kecamatan Martapura.

Dalam kegiatan tersebut, diterjunkan personel yang terdiri dari Aipda Rudi dan Brigpol Angga untuk turun langsung ke lokasi guna melihat kondisi di lapangan secara nyata. Berdasarkan hasil pengamatan dan pencatatan di tempat, debit air Sungai Komering saat ini terpantau berada dalam batas ambang normal dan aman, serta belum menimbulkan ancaman bagi pemukiman warga yang berada di pinggiran sungai.

Selain mengamati kondisi fisik air di lokasi, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan pengelola Bendungan Perjaya serta Pos Pantau Damarpura yang berada di wilayah OKU Selatan. Data yang diterima menunjukkan ketinggian air saat ini berada di angka 121,30 cm, masih jauh di bawah batas siaga banjir yang ditetapkan mencapai ketinggian 123,00 cm. Jika angka tersebut tercapai, maka wilayah bantaran sungai di Kecamatan Martapura akan berstatus siaga dan berisiko terkena luapan air.

Dari sisi cuaca, pantauan di wilayah hukum Polsek Martapura menunjukkan curah hujan mayoritas turun pada sore hingga malam hari, namun belum menyebabkan kenaikan drastis pada debit air sungai. Meski demikian, pihak kepolisian tetap mewaspadai perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Kapolsek Martapura dalam laporannya kepada Kapolres OKU Timur menjelaskan bahwa langkah antisipasi terus diperkuat. Personel piket, Unit Intelijen, dan Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dengan perangkat desa, instansi pengelola sungai, dan pihak terkait lainnya guna memantau perkembangan situasi serta mengantisipasi risiko banjir maupun tanah longsor.

Pihaknya juga telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat melalui perangkat desa agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di pinggiran sungai, terutama mengawasi anak-anak agar tidak bermain di daerah aliran air demi keselamatan bersama.

“Kami akan terus melakukan patroli dan pemantauan secara berkala. Segala perubahan kondisi dan perkembangan debit air akan segera kami laporkan kembali kepada pimpinan guna pengambilan langkah yang lebih cepat dan tepat,” ungkap Kapolsek Martapura.

Seluruh dokumentasi kegiatan pemantauan telah terlampir sebagai bukti pelaksanaan tugas, dan keamanan wilayah serta keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama pengamanan kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *