
OKU Timur, 17 Juni 2026 – Polsek Martapura terus menunjukkan kewaspadaan tinggi terhadap potensi bencana alam dengan melaksanakan pemantauan debit air Sungai Komering hingga malam hari. Kegiatan berlangsung pada Rabu (17/6/2026) pukul 20.00 WIB dan dipantau langsung oleh personel kepolisian.
Tim yang terdiri dari Aipda Rudi, Aipda Dendi, dan Brigpol Angga meninjau langsung kondisi di Desa Tanjung Aman, salah satu wilayah yang tergolong rawan terkena dampak luapan sungai. Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan debit air masih berada dalam batas normal dan tidak mengancam keberadaan pemukiman warga di bantaran sungai.
Berdasarkan data yang diperoleh melalui koordinasi dengan pengelola Bendungan Perjaya dan Pos Pantau Damarpura OKU Selatan, ketinggian air tercatat stabil di angka 121,10 cm. Angka ini masih jauh di bawah ambang batas siaga banjir yang ditetapkan setinggi 123,00 cm. Selain itu, curah hujan di wilayah setempat umumnya turun pada sore hingga malam hari, sehingga memerlukan pengawasan ekstra.
Sebagai bentuk antisipasi dini, Polsek Martapura menerapkan sistem pemantauan berkala siang dan malam. Personel juga senantiasa berkomunikasi dengan perangkat desa, pengelola bendungan, dan instansi terkait untuk memastikan aliran informasi berjalan lancar. Himbauan terus disampaikan kepada warga agar tetap waspada dan berhati-hati, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di sekitar tepian sungai.