
OKU Timur – Guna mengantisipasi potensi banjir, jajaran Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan monitoring debit air di kawasan pemukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, Senin (23/03/2026) pagi.
Kegiatan ini dipimpin oleh Ka SPK II Polsek Martapura Aiptu Feri Andi Wijaya, S.H bersama personel piket, Bhabinkamtibmas, serta Unit Intel, yang turun langsung ke sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Polsek Martapura. Adapun lokasi yang menjadi fokus pemantauan meliputi Desa Perjaya dan Desa Keromongan, Kecamatan Martapura.
Dari hasil pemantauan di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering di wilayah Kecamatan Martapura dan Bunga Mayang saat ini masih berada dalam batas normal dan dinyatakan aman dari ancaman banjir yang dapat berdampak ke pemukiman warga.
Selain melakukan monitoring, petugas juga berkoordinasi dengan pihak UPI Bendungan Perjaya, yang diwakili oleh Bapak Tulus. Berdasarkan data dari Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, tinggi muka air saat ini berada di angka 122,20 dan masih dalam kategori aman. Namun demikian, apabila ketinggian air mencapai 123,00, maka akan masuk status siaga banjir khususnya bagi wilayah bantaran Sungai Komering di Kecamatan Martapura.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Martapura terus meningkatkan patroli dan pemantauan secara berkala, serta memperkuat koordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada, terutama dalam beraktivitas di sekitar sungai, serta menjaga kebersihan saluran air guna mencegah terjadinya genangan maupun banjir.
Kapolsek Martapura menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus upaya deteksi dini terhadap potensi bencana alam.
“Monitoring ini akan terus dilakukan secara rutin agar setiap perkembangan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti, sehingga masyarakat tetap merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.