
Martapura – Guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah bantaran sungai, personel Polsek Martapura jajaran Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan monitoring debit air di area pemukiman warga yang berada di sepanjang bantaran Sungai Komering, Rabu (25/02/2026) sekira pukul 10.05 WIB.
Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan oleh Aipda Kurnain bersama Bhabinkamtibmas Bripka Marselly Wiyono dengan menyasar wilayah rawan banjir, khususnya di daerah Tanjung Aman, Kecamatan Martapura.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini masih dalam batas ambang normal dan terpantau aman dari pemukiman warga yang berada di pinggiran sungai. Meski demikian, curah hujan di wilayah hukum Polsek Martapura diketahui lebih dominan terjadi pada sore hingga malam hari, sehingga tetap diperlukan kewaspadaan.
Selain itu, hasil koordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya menyebutkan bahwa ketinggian debit air yang dimonitor dari Pos Pantau Damarpura Kabupaten OKU Selatan saat ini berada pada angka 121.50 cm dan masih dalam batas normal. Sebagai catatan, apabila ketinggian mencapai 123.00 cm, maka akan masuk dalam status siaga banjir bagi wilayah bantaran sungai di Kecamatan Martapura.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Martapura melaksanakan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air. Personel piket, Unit Intel, serta Bhabinkamtibmas juga terus berkoordinasi dengan perangkat desa, pihak PPK Bendungan Perjaya, dan instansi terkait guna mencegah potensi banjir maupun tanah longsor.
Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar bantaran sungai, khususnya mengawasi anak-anak agar tidak bermain di tepian sungai saat debit air berpotensi meningkat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polsek Martapura akan terus melakukan pemantauan dan siap memberikan laporan perkembangan lebih lanjut apabila terjadi perubahan kondisi debit air.