
Martapura – Dalam rangka mengantisipasi potensi bencana banjir akibat tingginya intensitas curah hujan, Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan monitoring debit air Sungai Komering di wilayah rawan banjir.
Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Rabu malam, 14 Januari 2026, sekira pukul 20.00 WIB hingga 20.45 WIB, dengan sasaran pintu irigasi serta area pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering, khususnya di Kelurahan Tanjung Aman, Kecamatan Martapura.
Monitoring dilakukan oleh Ka SPK III Polsek Martapura Aipda Kurnain bersama Bripka Tito S., anggota Polsek Martapura. Kegiatan ini sebagai langkah preventif menyikapi kondisi cuaca dengan curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi sejak sore hingga malam hari.
Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa debit air Sungai Komering masih dalam kondisi normal dan belum mengalami kenaikan yang berpotensi mengganggu pemukiman warga di sekitar bantaran sungai.
Meski demikian, hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi tercatat terjadi di wilayah hukum Polsek Martapura pada sore hingga malam hari.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Martapura akan terus melaksanakan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air Sungai Komering. Selain itu, Unit Intel dan Bhabinkamtibmas juga aktif berkoordinasi dengan kepala desa dan perangkat desa guna mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.
Polsek Martapura turut menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui pemerintah desa agar tetap waspada dan berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama kepada anak-anak, guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolsek Martapura Kompol Hariyanto, S.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan siap mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan bencana.
Kegiatan monitoring berjalan dengan aman, tertib, dan situasi wilayah hukum Polsek Martapura terpantau dalam keadaan kondusif.