
MARTAPURA – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan optimalisasi penyerapan hasil pertanian masyarakat, Polsek Martapura Polres OKU Timur terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong petani dan tengkulak jagung menyalurkan hasil panennya ke Bulog.
Pada tanggal 13 hingga 14 Juni 2026, Kapolsek Martapura Kompol Hariyanto, S.H., bersama personel Binmas dan para Bhabinkamtibmas di wilayah Kecamatan Martapura, Jayapura, dan Bunga Mayang melaksanakan kegiatan koordinasi serta pendekatan kepada petani, tengkulak, kelompok tani (Poktan), dan penyuluh pertanian lapangan (PPL).
Dari hasil kegiatan tersebut, sejumlah petani dan tengkulak menyatakan kesediaannya untuk menyetorkan hasil panen jagung ke Bulog secara bertahap mulai tanggal 16 hingga 19 Juni 2026. Total rencana serapan jagung yang berhasil dihimpun mencapai 103 ton.
Kapolsek Martapura Kompol Hariyanto, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui penyerapan hasil panen yang optimal.

Meski demikian, di lapangan masih ditemukan beberapa kendala yang menyebabkan sebagian petani belum bersedia menyalurkan hasil panennya ke Bulog. Di antaranya adalah persyaratan dan standar penerimaan Bulog yang dinilai cukup ketat, serta adanya keterikatan petani dengan para tengkulak yang menawarkan harga berbeda dengan selisih yang cukup signifikan.
Untuk mengatasi hal tersebut, Polsek Martapura terus melakukan pendekatan persuasif dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna meningkatkan minat petani dalam menyalurkan hasil panennya ke Bulog.
“Kami akan terus melakukan upaya-upaya dan pendampingan kepada petani maupun tengkulak agar serapan jagung ke Bulog dapat terus meningkat. Perkembangan kegiatan akan kami laporkan secara berkelanjutan,” ujar Kompol Hariyanto.
Melalui sinergi antara Polri, Bulog, petani, tengkulak, kelompok tani, dan penyuluh pertanian, diharapkan target penyerapan hasil jagung di wilayah hukum Polsek Martapura dapat tercapai secara maksimal sehingga mendukung ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani.
