
MARTAPURA – Guna mengantisipasi potensi luapan air yang mengancam pemukiman warga, Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan pemantauan langsung terhadap debit air di bantaran Sungai Komering, tepatnya di Desa Perjaya, Kecamatan Martapura, Rabu (03/06/2026). Kegiatan pemantauan berlangsung pukul 13.40 hingga 14.00 WIB.
Tim pemantau dipimpin oleh Ka SPK II Polsek Martapura Aiptu Feri Andi Wijaya, S.H, didampingi Bawas Piket Bripka Richo dan Brigpol Ahmad Fahrizal. Selain meninjau langsung ke lokasi, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan pengelola UPI Bendungan Perjaya yang diwakili Bapak Tulus.
Hasil pemantauan di lapangan dan data dari Pos Pantau Elevasi Damarpura, OKU Selatan, menunjukkan ketinggian air saat ini berada di angka 121,10 cm dan dinyatakan masih dalam batas ambang normal. Kondisi air saat ini dinilai aman dan belum mengancam pemukiman warga di sepanjang bantaran sungai, baik di wilayah Kecamatan Bunga Mayang maupun Martapura.
Meski demikian, pihak Polsek tetap mewaspadai potensi kenaikan air. Berdasarkan data yang diperoleh, ketinggian air yang mencapai 123,00 cm di Damarpura akan menandai status Siaga Banjir bagi wilayah Martapura.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Martapura berkomitmen untuk terus melakukan patroli dan pemantauan secara berkala. Personel juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk mengantisipasi risiko banjir maupun tanah longsor. Tak lupa, pihak kepolisian menghimbau warga agar lebih waspada saat beraktivitas di tepi sungai, menjaga anak-anak agar tidak bermain di dekat aliran air, serta rutin membersihkan saluran air di lingkungan pemukiman agar tidak tersumbat.
“Kami akan terus memantau perkembangan debit air secara berkala. Langkah ini diambil demi kewaspadaan dini agar masyarakat tetap aman dan terlindungi dari risiko bencana hidrometeorologi,” tegas keterangan dalam laporan tersebut.
Kegiatan pemantauan berjalan lancar dan aman, dokumentasi terlampir bersama laporan.