
OKU TIMUR – Jajaran Polres OKU Timur melalui Polsek Martapura terus memperkuat langkah mitigasi dan pencegahan dini bencana alam guna menjaga keselamatan warga dan kestabilan keamanan wilayah. Upaya tersebut dilaksanakan secara terpadu pada Senin, 1 Juni 2026, berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Kapolda Sumatera Selatan, pada periode pelaporan tidak tercatat kejadian bencana alam, kerugian harta benda maupun korban jiwa di wilayah hukum Polsek Martapura (nihil). Kondisi ini menjadi bukti bahwa langkah antisipatif yang dilakukan berjalan efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam rangka mitigasi bencana, personel yang diterjunkan melakukan pemasangan spanduk himbauan di titik rawan, antara lain di jalur yang berisiko longsor agar pengguna jalan selalu berhati-hati, serta spanduk berisi pesan keselamatan dan penanggulangan bencana secara umum. Selain itu, tim juga melakukan pengecekan rutin pada aliran sungai yang berada di daerah rawan banjir untuk memantau kondisi fisik lingkungan dan potensi ancaman.
Sementara pada aspek pencegahan, pihak kepolisian aktif memberikan edukasi dan himbauan langsung kepada warga, khususnya terkait kewaspadaan terhadap kenaikan debit air Sungai Komering yang berpotensi memicu banjir. Jajaran juga mempererat koordinasi dengan instansi terkait guna menyusun strategi penanganan yang terpadu, serta melakukan kegiatan sambang dan pembinaan lingkungan hidup agar masyarakat lebih tangguh dan siap siaga menghadapi risiko bencana.
Kegiatan pengawasan dan pelaksanaan langkah antisipatif ini melibatkan 2 personel, yaitu Aipda Kurnain dan Bripka Marselly W. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar sesuai rencana.
Pihak Polres OKU Timur menegaskan akan terus memantau perkembangan kondisi lingkungan secara berkala dan melaporkannya secara berjenjang, demi memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat di seluruh wilayah hukumnya. Laporan ini juga ditembuskan kepada Wakapolres, Kabag Ops, dan Kasat Binmas guna menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut.