Beranda / Uncategorized / Polsek Martapura Pantau Sungai Komering: Debit Masih Normal, Warga Tetap Diimbau Waspada

Polsek Martapura Pantau Sungai Komering: Debit Masih Normal, Warga Tetap Diimbau Waspada

MARTAPURA – Mengantisipasi potensi luapan air akibat curah hujan yang mulai turun, jajaran Polsek Martapura, Polres OKU Timur, kembali turun ke lapangan melakukan pemantauan debit air di bantaran Sungai Komering, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan pemantauan difokuskan pada kawasan pemukiman warga yang masuk dalam kategori daerah rawan bencana banjir, guna memastikan kesiapan dini dan keamanan warga setempat.

Tim pemantau beranggotakan Aipda Yuristama, Aipda Kurnain, dan Bripka Marselly W telah bergerak ke lokasi sejak pukul 10.20 WIB. Salah satu titik utama yang diperiksa secara teliti adalah kawasan Tanjung Aman, Kecamatan Martapura, wilayah yang kerap menjadi sorotan karena letaknya yang berdekatan dengan aliran sungai besar tersebut.

Berdasarkan hasil peninjauan langsung di lokasi, debit air Sungai Komering saat ini masih berada dalam batas ambang aman dan belum menyentuh bangunan maupun mengganggu aktivitas warga di pinggiran sungai. Meski demikian, pihak kepolisian mencatat curah hujan di wilayah hukum Polsek Martapura mayoritas turun pada sore hingga malam hari, yang berpotensi mempengaruhi ketinggian air jika berlangsung dalam durasi lama.

Data pendukung juga diperoleh melalui koordinasi intensif dengan pihak pengelola Bendungan Perjaya. Dari pantauan di Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, tercatat ketinggian air saat ini berada di angka 121,50 dengan kondisi cerah, yang masih tergolong normal. Sebagai patokan kritis, apabila ketinggian air di titik pemantauan tersebut naik dan menyentuh angka 123,00, maka seluruh wilayah bantaran sungai Kecamatan Martapura akan resmi ditetapkan dalam status siaga banjir.

Meski kondisi saat ini masih terkendali, Polsek Martapura tetap mengambil langkah antisipatif. Patroli dan pemantauan berkala akan terus dijalankan untuk mengawasi setiap perubahan perkembangan debit air. Sinergitas juga diperkuat antara personel piket, Intelkam, dan Bhabinkamtibmas dengan perangkat desa, pengelola bendungan, serta instansi terkait lainnya guna memitigasi risiko banjir maupun tanah longsor sewaktu-waktu.

Pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di pinggir sungai, khususnya mengawasi anak-anak agar tidak bermain mendekati aliran air, terlebih saat cuaca mulai mendung atau turun hujan.

Polsek Martapura berkomitmen untuk terus memantau situasi dan akan segera melaporkan perkembangan lebih lanjut apabila terjadi perubahan kondisi yang memerlukan perhatian khusus, demi menjaga keselamatan dan ketenteraman masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *