Beranda / Uncategorized / Polsek Martapura Monitoring Debit Air Sungai Komering, Status Masih Waspada

Polsek Martapura Monitoring Debit Air Sungai Komering, Status Masih Waspada

Martapura – Guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah bantaran sungai, personel Polsek Martapura melaksanakan kegiatan monitoring debit air di Sungai Komering pada Senin malam (06/04/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dilakukan oleh Aipda Dendi dan Brigadir Fredi, dengan menyasar wilayah rawan banjir di Desa Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur. Monitoring ini bertujuan untuk memastikan kondisi debit air serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai.


Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini berada pada batas ambang waspada. Selain itu, curah hujan di wilayah hukum Polsek Martapura terpantau cukup tinggi, terutama pada sore hingga malam hari, yang berpotensi mempengaruhi kenaikan debit air.


Hasil koordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya juga menunjukkan bahwa ketinggian debit air yang dimonitor dari Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, berada pada angka 122,80 cm, yang masih dalam kategori waspada. Diketahui, apabila ketinggian air mencapai 123,00 cm, maka status akan meningkat menjadi siaga banjir bagi wilayah bantaran Sungai Komering, khususnya di Kecamatan Martapura.


Dalam upaya pencegahan, Polsek Martapura terus melakukan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air. Selain itu, personel juga aktif berkoordinasi dengan perangkat desa, pihak pengelola Bendungan Perjaya, serta instansi terkait guna mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.


Tidak hanya itu, imbauan juga disampaikan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar sungai, agar selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengawasi anak-anak.
Polsek Martapura menegaskan akan terus memantau perkembangan situasi dan siap mengambil langkah cepat apabila terjadi peningkatan debit air yang signifikan, demi menjaga keselamatan masyarakat di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *