
Martapura – Personel Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan monitoring debit air di area pemukiman yang berada di bantaran Sungai Komering, Selasa (17/03/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi banjir di wilayah hukum Polsek Martapura, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran Sungai Komering.
Monitoring dilaksanakan oleh Ka SPK II Polsek Martapura Aiptu Feri Andi Wijaya, S.H., Bhabinkamtibmas Bripka Endro, serta personel Intelkam Brigpol Yudi Firmansyah. Adapun lokasi yang menjadi sasaran pengecekan yakni daerah rawan banjir di Desa Perjaya dan Desa Keromongan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering yang melintasi wilayah Kecamatan Bunga Mayang dan Kecamatan Martapura saat ini masih berada dalam batas ambang normal dan masih aman dari pemukiman warga yang berada di sekitar bantaran sungai.
Selain melakukan pengecekan langsung, personel Polsek Martapura juga berkoordinasi dengan pihak UPI Bendungan Perjaya, yakni Bapak Tulus. Dari hasil pemantauan di Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, diketahui ketinggian debit air saat ini berada pada angka 122.00 cm dan masih dalam batas normal.
Namun demikian, disampaikan bahwa apabila ketinggian debit air di Pos Pantau Damarpura mencapai angka 123.00 cm, maka akan memasuki status siaga banjir bagi wilayah yang berada di bantaran Sungai Komering, khususnya di Kecamatan Martapura.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Martapura akan terus melaksanakan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air Sungai Komering. Selain itu, personel juga melakukan koordinasi dengan perangkat desa, pihak pengelola Bendungan Perjaya serta instansi terkait guna mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.
Petugas juga mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, agar selalu berhati-hati dalam beraktivitas di sekitar sungai serta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak.
Warga juga diminta untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan saluran air di area pemukiman.
Kegiatan monitoring berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, serta kondusif.