Beranda / Uncategorized / POLSEK MARTAPURA MONITORING DEBIT AIR SUNGAI KOMERING, KONDISI MASIH NORMAL

POLSEK MARTAPURA MONITORING DEBIT AIR SUNGAI KOMERING, KONDISI MASIH NORMAL

Martapura – Personel Polsek Martapura Polres OKU Timur melaksanakan kegiatan monitoring debit air di wilayah bantaran Sungai Komering guna mengantisipasi potensi banjir akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir.


Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan pada Sabtu malam, 14 Maret 2026 sekitar pukul 21.30 WIB hingga 22.00 WIB. Personel melakukan pengecekan langsung di pintu irigasi serta area pemukiman masyarakat yang berada di bantaran Sungai Komering di wilayah hukum Polsek Martapura.


Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Bawas Piket Polsek Martapura Bripka Ricko, Ka SPK II Polsek Martapura Aiptu Feri Andi Wijaya, S.H., Bhabinkamtibmas Bripka Endro, serta Personel IK Polsek Martapura Brigpol Yudi.


Monitoring dilakukan di beberapa titik yang dianggap rawan banjir di wilayah Kecamatan Martapura, antara lain Dusun Tanjung Aman, Desa Keromongan, dan Desa Perjaya.


Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, debit air Sungai Komering masih dalam kondisi normal dan belum mengalami peningkatan yang signifikan meskipun curah hujan terjadi sejak sore hingga malam hari di wilayah hukum Polsek Martapura.


Sebagai langkah antisipasi, Polsek Martapura akan terus melaksanakan patroli serta monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air Sungai Komering. Selain itu, Unit Intel dan Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan kepala desa serta perangkat desa setempat guna mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.


Personel juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui kepala desa dan perangkat desa agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama dalam mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar aliran Sungai Komering.


Dengan adanya kegiatan monitoring ini diharapkan situasi keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah bantaran Sungai Komering tetap terjaga serta potensi bencana dapat diantisipasi sejak dini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *