Beranda / Uncategorized / Polsek Martapura Monitoring Debit Air Sungai Komering, Kondisi Masih Normal

Polsek Martapura Monitoring Debit Air Sungai Komering, Kondisi Masih Normal

OKU Timur – Personel Polsek Martapura melakukan kegiatan monitoring debit air di kawasan pemukiman warga yang berada di bantaran Sungai Komering, Minggu (8/3/2026).


Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan sekitar pukul 11.00 hingga 12.00 WIB oleh personel piket, Bhabinkamtibmas serta Unit Intel Polsek Martapura guna mengantisipasi potensi banjir di wilayah hukum Polsek Martapura.


Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Ka SPK II Polsek Martapura Aiptu Feri Andi Wijaya, S.H, Bawas Aipda Rudi Tenagus, Bhabinkamtibmas Bripka Endro, serta Personel Intelkam Brigpol Yudi F.


Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan di sejumlah wilayah yang rawan terdampak banjir di bantaran Sungai Komering, di antaranya Desa Perjaya dan Desa Keromongan, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.


Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, kondisi debit air Sungai Komering yang melintasi wilayah Kecamatan Bunga Mayang dan Kecamatan Martapura saat ini masih berada dalam batas ambang normal dan belum mengancam pemukiman warga yang berada di sekitar bantaran sungai.


Selain itu, petugas juga melakukan koordinasi dengan pihak UPI Bendungan Perjaya melalui petugas bernama Tulus. Dari hasil pemantauan di Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, diketahui bahwa ketinggian debit air saat ini berada pada angka 121.30 yang masih dalam kategori normal.


Diketahui, apabila ketinggian air di Pos Pantau Damarpura mencapai 123.00, maka wilayah bantaran Sungai Komering khususnya di Kecamatan Martapura akan berada dalam status siaga banjir.


Kapolsek Martapura menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli dan monitoring secara berkala terhadap perkembangan debit air Sungai Komering. Selain itu, personel Polsek Martapura juga berkoordinasi dengan perangkat desa, pihak Bendungan Perjaya serta instansi terkait untuk mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.


Petugas juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada, berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, serta mengawasi anak-anak agar tidak bermain di area sungai. Warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membersihkan saluran air di sekitar pemukiman guna mencegah terjadinya genangan air.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *