
MARTAPURA – Personel Polsek Martapura, Polres OKU Timur, melaksanakan kegiatan pemantauan debit air di bantaran Sungai Komering dan wilayah rawan banjir di bawah yurisdiksi setempat, Selasa (14/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 16.00 WIB ini dipimpin langsung oleh sejumlah personel, antara lain Aiptu Dedi, Aipda Dendi, dan Brigpol Angga. Tim memfokuskan pemantauan di wilayah Tanjung Kemala, Kecamatan Martapura, yang merupakan salah satu titik rawan terdampak luapan sungai.
Dari hasil pemeriksaan di lapangan, saat ini debit air Sungai Komering masih berada dalam batas ambang normal dan belum mengancam permukiman warga di pinggir sungai. Selain itu, curah hujan di wilayah ini mayoritas turun pada sore hingga malam hari.
Kepala Polsek Martapura juga telah melakukan koordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya serta Pos Pantau Damarpura di Kabupaten OKU Selatan. Hasilnya, ketinggian air yang tercatat di pos pantau tersebut juga masih dalam batas aman. Sebagai informasi, ketinggian air yang mencapai angka 123,00 meter akan menandakan status siaga banjir bagi seluruh wilayah bantaran sungai di Kecamatan Martapura.
“Kami akan terus melakukan patroli dan pemantauan secara berkala untuk memantau perkembangan kondisi air,” ujar Kapolsek Martapura.
Selain pemantauan, pihak kepolisian juga memperkuat koordinasi dengan perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta instansi terkait untuk mengantisipasi risiko banjir maupun tanah longsor. Tim juga menyampaikan himbauan kepada warga, khususnya orang tua, untuk senantiasa mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar pinggiran sungai agar terhindar dari bahaya.