
OKU Timur – Mengantisipasi potensi luapan air yang dapat mengancam keselamatan warga, Polsek Martapura jajaran Polres OKU Timur secara rutin melaksanakan pemantauan dan monitoring debit air di sepanjang bantaran Sungai Komering, wilayah hukum Kecamatan Martapura. Kegiatan ini dilakukan pada Rabu, 27 Mei 2026, mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai, guna memastikan kesiapan dini menghadapi risiko bencana hidrometeorologi.
Tim pemantau yang dipimpin oleh Aipda Rudi, beranggotakan Aipda Dendi dan Brigpol Angga, meninjau langsung titik-titik rawan yang berdekatan dengan permukiman warga, salah satunya di kawasan Tanjung Aman. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini masih berada dalam batas ambang normal dan aman, serta belum menimbulkan dampak terhadap pemukiman warga yang berada di pinggiran sungai.
Selain memantau kondisi langsung di lokasi, pihak kepolisian juga melakukan koordinasi intensif dengan pengelola Bendungan Perjaya serta Pos Pantau Damarpura yang berada di wilayah Kabupaten OKU Selatan. Data yang diperoleh menunjukkan ketinggian air saat ini tercatat sebesar 121,50 cm, masih di bawah ambang batas siaga banjir yang ditetapkan pada angka 123,00 cm. Sementara itu, curah hujan di wilayah hukum Polsek Martapura dilaporkan mayoritas turun pada sore hingga malam hari.
Sebagai langkah pencegahan dan mitigasi, Polsek Martapura telah menyusun sejumlah strategi pengamanan. Personel piket, Unit Intelkam, dan Bhabinkamtibmas terus berkoordinasi dengan perangkat desa, instansi terkait, dan pihak pengelola bendungan untuk memantau perkembangan kondisi air serta mengantisipasi potensi banjir maupun tanah longsor.
Pihak kepolisian juga telah menyampaikan himbauan kepada masyarakat melalui perangkat desa agar tetap waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar bantaran sungai, terutama mengawasi anak-anak agar tidak bermain di pinggir aliran air yang berpotensi berbahaya.
Kapolsek Martapura melaporkan bahwa kegiatan patroli dan pemantauan akan terus dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Informasi terkini mengenai perkembangan debit air dan kondisi lingkungan akan terus disampaikan kepada pimpinan sebagai bentuk kewaspadaan dini dan kesiapan siaga bencana di wilayah OKU Timur.