
MARTAPURA – Guna mengantisipasi potensi bencana banjir, jajaran Polsek Martapura, Polres OKU Timur, kembali melaksanakan pemantauan rutin debit air di sepanjang bantaran Sungai Komering, tepatnya di kawasan pemukiman warga wilayah hukum setempat. Kegiatan berlangsung pada Senin, 25 Mei 2026, mulai pukul 09.30 hingga 10.30 WIB, dengan fokus utama pada daerah yang memiliki riwayat rawan tergenang air.
Tim pemantau dipimpin langsung oleh Kepala SPK II Polsek Martapura, Aiptu Feri Andi Wijaya, S.H, didampingi Pejabat Sementara Kanit Provos Aipda Yuristama, Kepala Jaga II Brigpol A. Fahrizal, serta Personil Intelkam Brigpol Yudi.F. Peninjauan diarahkan khusus ke Kelurahan Pasar Dusun Tanjung Aman, Kecamatan Martapura, wilayah yang letaknya sangat dekat dengan aliran sungai besar tersebut.
Berdasarkan hasil pengecekan langsung di lapangan, debit air Sungai Komering yang melintasi wilayah Kecamatan Bunga Mayang hingga Kecamatan Martapura saat ini masih berada dalam batas ambang normal. Ketinggian air terpantau aman dan belum menyentuh bangunan maupun mengganggu aktivitas warga yang bermukim di pinggiran sungai.
Selain meninjau kondisi fisik di lokasi, pihak kepolisian juga menjalin koordinasi erat dengan pihak UPI Bendungan Perjaya yang diwakili Bapak Tulus. Data yang diperoleh dari Pos Pantau Elemen Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, mencatat ketinggian air saat ini berada di angka 121,90 dengan kondisi cuaca cerah, yang masih tergolong dalam batas aman. Sebagai patokan kritis, jika angka ketinggian di titik pemantauan tersebut naik dan menyentuh angka 123,00, maka seluruh wilayah bantaran sungai Kecamatan Martapura akan resmi ditetapkan dalam status siaga banjir.
Meski situasi saat ini masih terkendali, langkah antisipatif tetap diperkuat. Polsek Martapura menegaskan akan terus meningkatkan frekuensi patroli dan pemantauan berkala. Sinergitas juga diperketat antara personel piket, intelkam, dan Bhabinkamtibmas dengan perangkat desa, pengelola bendungan, serta instansi terkait lainnya, guna memitigasi risiko banjir maupun tanah longsor sewaktu-waktu.
Pihak kepolisian juga menyampaikan serangkaian imbauan kepada masyarakat. Warga diminta tetap berhati-hati saat beraktivitas di pinggir sungai, khususnya mengawasi anak-anak agar tidak bermain di dekat aliran air. Selain itu, masyarakat juga dihimbau untuk rutin membersihkan saluran air di lingkungan sekitar agar aliran air lancar dan terhindar dari genangan yang bisa memicu banjir lokal.
Polsek Martapura berkomitmen untuk terus memantau perkembangan situasi dan akan segera melaporkan setiap perubahan kondisi yang terjadi, demi menjaga keamanan dan keselamatan warga dari ancaman bencana hidrometeorologi.