
Martapura – Mengantisipasi potensi banjir yang mengancam permukiman warga di sekitar aliran air, jajaran Polsek Martapura, Polres OKU Timur, rutin melakukan pemantauan dan monitoring debit air di bantaran Sungai Komering. Kegiatan pengawasan dilakukan pada Minggu, 17 Mei 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, berpusat di daerah rawan bencana yakni wilayah Perjaya, Kecamatan Martapura. Tim pemantau yang dipimpin Aiptu Andisar, SH, bersama Aipda Kurnain, SH, dan Bripka Marselly, SE, turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi air serta memastikan keamanan lingkungan sekitar sungai. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini terpantau stabil dan masih berada dalam batas ambang normal, sehingga dinyatakan aman dan belum mengancam pemukiman warga yang berada di pinggiran sungai. Hasil koordinasi dengan pihak pengelola Bendungan Perjaya juga mencatat data dari Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, menunjukkan ketinggian air mencapai angka 121,90 Crh, yang masih dalam kategori aman. Sebagai acuan kewaspadaan, batas siaga banjir bagi wilayah bantaran sungai Kecamatan Martapura ditetapkan jika ketinggian air di titik pantau tersebut telah menyentuh angka 123,00 Crh. Selain memantau ketinggian air, petugas juga mencatat pola cuaca setempat, di mana curah hujan mayoritas turun pada sore hingga malam hari. Menanggapi hal ini, Polsek Martapura telah menyiapkan langkah antisipasi berupa patroli berkala, koordinasi intensif antara personel piket, tim intelijen, Bhabinkamtibmas dengan perangkat desa serta instansi terkait, guna mencegah risiko banjir maupun tanah longsor. Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat melalui perangkat desa agar tetap berhati-hati saat beraktivitas di pinggir sungai, khususnya mengawasi anak-anak agar tidak bermain di lokasi berbahaya. Kondisi terkini dan perkembangan selanjutnya akan terus dipantau dan dilaporkan secara berkala demi menjaga keselamatan dan keamanan warga Martapura. Dokumentasi kegiatan pemantauan telah terlampir sebagai bukti pelaksanaan tugas.