
OKU TIMUR – Demi mengantisipasi risiko banjir yang mengancam permukiman warga, Polsek Martapura Polres OKU Timur melakukan pemantauan rutin debit air di bantaran Sungai Komering, tepatnya di wilayah rawan Tanjung Aman, Kecamatan Martapura, Sabtu (09/05/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan monitoring dipimpin oleh Aiptu Dedi, didampingi Brigpol Fredi dan Brigpol Angga. Tim turun langsung ke lokasi untuk mengecek ketinggian air, kondisi aliran sungai, serta memastikan keamanan lingkungan sekitar pemukiman warga. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, debit air Sungai Komering saat ini masih berada dalam batas ambang normal dan belum mengancam hunian warga di pinggiran sungai. Selain itu, curah hujan di wilayah hukum Polsek Martapura mayoritas turun pada sore hingga malam hari, sehingga belum menimbulkan kenaikan air yang drastis.
Hasil koordinasi dengan pihak Bendungan Perjaya juga menyebutkan bahwa data dari Pos Pantau Damarpura, Kabupaten OKU Selatan, menunjukkan ketinggian air masih dalam batas aman. Sebagai acuan, jika ketinggian air di titik tersebut mencapai angka 123,00, maka wilayah bantaran sungai di Kecamatan Martapura akan masuk status siaga banjir.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Martapura menerapkan sejumlah upaya strategis, antara lain melakukan patroli dan pemantauan berkala, menjalin koordinasi intensif antara personel piket, Intelkam, Bhabinkamtibmas dengan perangkat desa, pihak pengelola bendungan, serta instansi terkait. Selain itu, personel juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat melalui perangkat desa agar berhati-hati saat beraktivitas di pinggir sungai, khususnya mengawasi anak-anak agar tidak bermain di tempat berbahaya.
Kapolsek Martapura melaporkan kegiatan ini kepada Kapolres OKU Timur, menegaskan bahwa pemantauan akan terus dilakukan secara berkesinambungan. “Kami pastikan informasi ketinggian air selalu terpantau agar kami dan warga bisa segera bersiap jika ada perubahan kondisi. Keamanan dan keselamatan warga dari ancaman bencana menjadi prioritas utama kami,” ujarnya.
Laporan perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara berkala, guna menjamin kesiapsiagaan dan kewaspadaan dini menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut.